Kalimat utama adalah

Kalimat Utama adalah

Posted on

Kalimat Utama adalah

  1. Pengertian Kalimat Utama

Kalimat menjadi alat komunikasi untuk mengantarkan pikiran atau gagasan kepada orang kain agar dapat dimengerti dengan mudah. Komunikasi berlangsung dengan baik jika menggunakan kalimat yang baik dan benar. Dengan demikian, kalimat hendaklah disusun berlandaskan struktur yang benar, pengungkapan gagasan secara baik, singkat, cermat, tepat, jelas maknanya dan santun.

Widjono (2005:135) mengatakan bahwa kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang merupakan kesatuan pikiran.  Dalam bahasa lisan kalimat diawali dan diakhiri dengan kesenyapan, sedangkan dalam bahasa tulis kalimat diawali dengan huruf kapital kemudian diakhiri dengan tanda titik, tanda seru atau tanda Tanya.

Kalimat digunakan dalam menyusun paragraf, dalam sebuah paragraf kalimat dikategorikan menjadi  dua bagian yaitu kalimat utama atau kalimat topik dan kalimat penjelas. Keduanya merupakan suatu kesatuan yang selalu bergandengan, kalimat utama tidak akan utuh maknanya tanpa disertai kalimat penjelas.

Pernyataan tersebut juga diungkapkan oleh seorang ahli bahasa, Lamuddin (2008:191) yang mengatakan kalimat yang membangun paragraf pada umumnya diklasifikasi menjadi dua macam, yaitu kalimat topik atau kalimat utama dan kalimat penjelas atau kalimat pendukung.”

Kalimat utama adalah kalimat yang berisi ide pokok atau ide utama paragraf. Dan kalimat penjelas adalah kalimat yang berfungsi menjelaskan atau mendukung ide utama paragraf secara rinci.

Dalam sebuah paragraf, inti permasalahan terdapat pada pikiran utama. Pikiran utama inilah yang menjadi pokok persoalan sehingga juga sering disebut gagasan pokok, gagasan utama, atau ide pokok. Gagasan utama tersebut dikemas dalam sebuah kalimat topik atau kalimat utama. Selain itu Tampubolon (2016:85) menyatakan bahwa “kalimat utama adalah kalimat yang mengandung pokok pikiran paragraf dan kalimat-kalimat jabaran yang mengandung isi jabaran dari pikiran pokok.”

Selain itu Tampubolon (2016:85) menyatakan bahwa “kalimat utama adalah kalimat yang mengandung pokok pikiran paragraf dan kalimat-kalimat jabaran yang mengandung isi jabaran dari pikiran pokok.”

  1. Fungsi Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas

Fungsi kalimat utama tentu sangatlah penting, yakni  menginformasikan kepada pembaca mengenai apa yang dibahas di dalam paragraf tersebut. Bagi penulis kalimat utama berfungsi sebagai pengendali atau pengontrol terhadap permasalahan yang akan dibicarakan dalam sebuah kalimat.

Bagi paragraf itu sendiri, kalimat utama berfungsi sebagai sandaran bagi kalimat-kalimat lain di dalam paragraf itu. Sedangkan, kalimat penjelas berfungsi untuk memerinci secara cermat gagasan utama yang terkandung dalam kalimat utama.

Dalam perincian itu terdapat informasi-informasi yang terkumpul menurut kerangka dan tahapan tertentu. Dengan adanya kalimat-kalimat penjelas, informasi itu disampaikan secara logis, berurutan, dan ditautkan secara tertib serta teratur.

  1. Ciri-ciri Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas

1) Kalimat utama memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a. Merupakan kalimat lengkap uang dapat berdiri sendiri.

b. Mengandung permasalahan yang potensial untuk dirinci dan diuraikan lebih lanjut.

c. Mempunyai arti yang cukup jelas tanpa harus dihubungkan dengan kalimat lain

d. Kalimat utama bisa terangkai tanpa bantuan kata sambung dan atau frasa transisi.

2) Kalimat penjelas memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a. Merupakan kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri (dari segi arti).

b. Terkadang kalimat utama baru tampak usai digabungkan dengan kalimat lainnya dalam paragraf.

c. Pembentukkannya sering memerlukan bantuan kata sambung dan frasa transisi.

d. Isinya berupa rincian, keterangan, contoh dan data tambahan lain yang bersifat mendukung kalimat utama.

  1. Cara membaca atau menemukan kalimat utama

Di bawah ini terdapat trik atau cara membaca sebuah paragraf agar dengan mudah menemukan kalimat utama, yaitu sebagai berikut.

a. Hendaklah membaca dengan mendesak, dengan tujuan mendapatkan ide pokok secara tepat. Jangan membaca kata demi kata tetapi seraplah idenya dan bergeraklah dengan cepat tetapi jangan sampai kehilangan pengertiannya.

b. Kurangi kebiasaan menekuni detail kecil. Cepatlah bereaksi terhadap pokok suatu karangan dengan cermat.

c. Membaca memang harus dilakukan dengan cepat, tetapi harus tetap ingat terhadap kefleksibelan sehingga adakalanya membaca harus diperlambat supaya tidak kehilangan pemahaman.

d. Kalimat tidak layak diperhatikan hendaklah pandang lebih cepat dan alihkan perhatikan kembali kepokok bacaan.

e. Membaca cepat bukan berarti tergesa-gesa hindari membaca secara tergesa-gesa, sehingga dapat mengakibatkan ketegangan. Ketegangan dan ketergesaan tidak akan membantu dalam menginterpretasi dengan cepat.

f. Pembaca perlu berkonsentrasi dan fokus terhadap isi bacaan sehingga pembaca terlibat penuh pada ide, gagasan yang tercantum.

 

  1. Jenis Kalimat Utama dalam Pragraf

a. Kalimat utama terletak di awal paragraf. Kalimat utama yang terletak di awal paragraf dinamakan paragraf deduktif. Dalam paragraf deduktif biasanya kalimat utama terdapat dalam kalimat pertama atau kedua yang berfungsi menunjukan gagasan utama.

b. Kalimat utama terletak di akhir paragraf. Kalimat utama yang terletak di akhir paragraf dinamakan paragraf induktif. Dalam paragraf induktif biasanya kalimat utama terdapat dalam kalimat terakhir dalam paragraf yang berfungsi menunjukan gagasan utama.

c. Kalimat utama terletak di awal dan akhir paragraf. Kalimat utama yang terletak di awal dan akhir paragraf dinamakan paragraf deduktif-induktif. Dalam paragraf deduktif-induktif biasanya kalimat utama terdapat dalam kalimat pertama dan kalimat terakhir dalam paragraf yang berfungsi menunjukan gagasan utama.

 

  1. Contoh Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas

a. Kalimat utama di awal paragraf (paragraf deduktif)

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari Coronavirus yang menular ke manusia.  Virus ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak dan bayi, sampai ibu hamil dan ibu menyusui.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia) bahkan memiliki potensi tingkat kematian yang tinggi.

 

Kalimat Utama:

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari Coronavirus yang menular ke manusia. (awal paragraf)

Kalimat Penjelas:

Virus ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak dan bayi, sampai ibu hamil dan ibu menyusui.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu.

Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia) bahkan memiliki potensi tingkat kematian yang tinggi.

 

b.  Kalimat utama di akhir paragraf (paragraf induktif)

“Baru-baru ini ditemukan sebuah virus yang dapat menyerang siapa saja, mulai dari lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak dan bayi, sampai ibu hamil dan ibu menyusui.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia) bahkan memiliki potensi tingkat kematian yang tinggi.

Virus tersebut yaitu Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari Coronavirus yang menular ke manusia.

Kalimat Utama:

Virus tersebut yaitu Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari Coronavirus yang menular ke manusia. (akhir paragraf)

Kalimat Penjelas:

Baru-baru ini ditemukan sebuah virus yang dapat menyerang siapa saja, mulai dari lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak dan bayi, sampai ibu hamil dan ibu menyusui.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu.

Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia) bahkan memiliki potensi tingkat kematian yang tinggi.

3.  Kalimat Utama di Awal dan Akhir Paragraf (Paragraf Deduktif-Induktif)

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari Coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak dan bayi, sampai ibu hamil dan ibu menyusui.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia) bahkan memiliki potensi tingkat kematian yang tinggi.

Dengan demikian masyarakat diharapkan agar selalu waspada terhadap virus Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang menular ke manusia.

Kalimat Utama:

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari Coronavirus yang menular ke manusia. (awal paragraf)

Dengan demikian masyarakat diharapkan agar selalu waspada terhadap virus Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang menular ke manusia. (akhir paragraf)

Kalimat Penjelas:

Virus ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak dan bayi, sampai ibu hamil dan ibu menyusui.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu.

Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia) bahkan memiliki potensi tingkat kematian yang tinggi.

Berdasarkan paparan di atas maka dapat kita ketahui bahwa kalimat utama adalah kalimat topik atau ide pokok dalam suatu paragraf yang biasanya disertai dengan kalimat penjelas.

Kalimat utama dapat dikategorikan menjadi tiga bentuk yaitu pertama kalimat utama yang terdapat di awal paragraf atau paragraf deduktif, kedua kalimat utama yang terdapat di akhir paragraf atau biasa disebut dengan paragraf induktif, ketiga kalimat utama yang terdapat diawal dan diakhir paragraf yang biasa disebut dengan paragraf deduktif induktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published.