Jenis-jenis Ikan
Ikan air tawar, ikan air laut dan ikan air payau

Berikut ini yang merupakan jenis ikan air tawar adalah

Posted on

Berikut ini yang merupakan jenis ikan air tawar adalah

Dalam menjaga kesehatan tubuh, kita hendaknya mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang mulai dari makanan yang kaya akan vitamin, mineral, serat, protein dan lain sebagainya.

Salah satu sumber gizi yang baik bagi kesehatan yaitu protein yang dapat kita peroleh dari ikan. Pentingnya nutrisi yang dimiliki ikan maka ahli gizi di seluruh dunia merekomendasikan konsumsi ikan minimal dua porsi ikan dalam satu minggu.

Nutrisi yang dimiliki ikan tersebut sehingga sangat penting bagi kesehatan tubuh, meningkatkan kesehatan jantung serta sangat baik untuk kesehatan dan perkembangan otak, terutama bagi anak-anak.

Pengolahan ikan sangat beragam mulai dari disajikan secara segar, dikalengkan maupun diasinkan. Jenis ikan yang dapat dikonsumsi pada umumnya jenis ikan air laut, air tawar dan air payau.

Berikut ini yang merupakan jenis ikan air tawar adalah ikan nila, lele, patin dan lain-lain, sedangkan yang termasuk ikan air laut adalah ikan tongkol, ikan tuna dan lain-lain. Sementara mujair dan ikan belanak termasuk contoh ikan air payau. Diantar ketiga jenis tersebut memiliki perbedaan dan ciri khas masing-masing. Berikut ini akan dijelaskan perbedaan diantara ketiganya.

A. Ikan Air Tawar

a. Nutrisi

Kandungan nutrisi yang terdapat pada ikan air tawar pada umumnya memiliki kadar kalsium, folat, vitamin A dan asam lemak tak jenuh yang lebih tinggi daripada ikan laut.

b. Aroma

Aroma yang dimiliki ikan air tawar yaitu bau amis dengan khas bau tanah atau lumpur. Untuk menghilangkan bau setelah dibersihkan dan dicuci ikan diberi perasan jeruk lemon atau diberi rempah seperti kunyit dan lain-lain.

c. Rasa

Ikan tawar memiliki rasa agak tawar dan kurang gurih, sehingga dalam memasak ikan tawar memerlukan bumbu rempah yang lebih banyak untuk menciptakan cita rasa yang kuat, namun dalam pengolahannya ikan air tawar lebih mudah dimasak dalam beragam variasi masakan.

d. Duri

Duri yang dimiliki ikan air tawar cenderung halus, tulang yang lebih kecil serta beberapa ikan memiliki duri yang sangat tajam. Hal tersebut karena ikan air tawar hidup diperaiaran yang tenang. Dengan demikian dalam membersihkan ikan air tawar harus lebih hati-hati dan teliti meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama.

e. Fisiologi Ikan

Ikan air tawar mempunyai insang yang berfungsi untuk menetralakn air, sehingga kotoran tidak bisa masuk ke dalam tubuh ikan, ikan air tawar memiliki ginjal yang besar hingga mampu memproses air dengan baik, sehingga ikan air tawar mengkonsumsi air dalam jumlah sedikit.

f. Habitat Ikan

Ikan air tawar bisa hidup di berbagai habitat. Sebagaian jenis ikan air tawar bisa bertahan hidup pada suhu sedang, yaitu sekitar 24 derajat celcius. Sedangkan, sebagian lainnya hanya dapat bertahan pada suhu antara 5 sampai 15 derajat celcius. Ikan air tawar biasanya ditemukan di lahan basah dangkal, danau dan sungai, yang mana memiliki salinitas air kurang dari 0,05 persen.

g. Contoh ikan yang termasuk jenis ikan air tawar

Setelah kita mengetahui ciri khas yang dimilik ioleh ikan air tawar, berikut ini yang merupakan jenis ikan air tawar adalah sebagai berikut.

a) Nila
Ikan nila merupakan jenis ikan ternak air tawar yang mudah ditemui. Budidaya ikan nila dapat dikatakan mudah sehingga menjadi ikan peliharaan yang populer yang terdapat pada kolam-kolam air tawar di Indonesia. Ikan nila dapat kita jumpai di sungai dan danau.

b) Gurame
Gurame dengan nama latin Osphronemus goramy yaitu jenis ikan air tawar yang terkenal sebagai ikan konsumsi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ikan gurame termasuk ikan ramah lingkungan sehingga sering ditemui pada kolam peliharaan bahkan aquarium. Ikan gurame memiliki tekstur daging yang padat berduri besar rasanya enak dan gurih.

c) Gabus
Ikan gabus adalah ikan predator yang hidup di air tawar, sehingga dalam memelihara ikan gabus hendaknya tidak disatukan dengan ikan jenis lain. Ikan gabus juga banyak dibudidayakan dengan tujuan kepentingan komersial.

d) Patin
Ikan Patin merupakan ikan tawar yang memiliki kandungan tinggi omega, termasuk spesies ikan berkumis dalam genus Pangasius. Ikan patin dalambentuk filet memiliki kemiripan dengan ikan dori. Ikan ini memiliki duri yang besar dan daging yang tebal.

e) Mas
Ikan mas biasa dikenal dengan Ikan karper merupakan ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis sehingga banyak masyarakat yang membudidayakan ikan ini. Sekarang ini, cukup banyak jenis ikan mas yang dapat ditemui di kalangan peternak ikan, mulai dari jenis yang berkualitas tidak terlalu tinggi sampai jenis unggul.

f) Lele
Lele merupakan jenis ikan air tawar yang banyak dijumpai. Lele memiliki ciri khas yaitu tubuhnya yang licin, bentuknya agak pipih memanjang, serta memiliki kumis yang panjang. Dalam budidaya ikan lele cukup mudah bahkan banyak dilakukan di rumah dengan menggunakan kolam bahkan drum kecil.

B. Ikan Air Laut

a. Nutrisi

Sebagian masyarakat memandang ikan air laut merupakan ikan yang sangat tinggi akan kandungan natrium. Namun, ikan air laut pada kenyataannya tidaklah demikian ikan air laut hanya memiliki sedikit natrium yang lebih banyak dari ikan air tawar.

Hal tersebut walaupun ikan air laut hidup dalam air asin, ikan air laut memiliki sistem pengaturan internal yang dapat mencegah natrium dari air laut supaya tidak diserap oleh tubuh ikan.

Sementara itu, ikan air laut memiliki kandungan omega-3 yang lebih tinggi daripada ikan air tawar. Dengan demikian, ikat air laut baik dikonsumsi terutama bagi ibu hamil dan anak-anak.

b. Rasa

Baik ikan laut maupun ikan tawar mempunyai rasa yang sama-sama menggugah selera dengan ciri khasnya masing-masing. Ikan laut mempunyai rasa yang lebih gurih serta tekstur daging yang lebih lembut dan segar.

Dengan demikian biasanya ikan laut dalam mengolahnya cukup menggunakan bumbu yang sederhana karena memiliki rasa yang lebih gurih, ikan laut cukup menggunakan bumbu sederhana, sementara untuk menghilangkan bau amis dariikan laut bisa menggunakan jeruk lemon.

c. Duri

Ikan air laut mempunyai duri dan tulang yang kuat dan kencang. Hal tersebut dikarenakan Ikan air laut yang terbiasa hidup di laut yang mana memiliki arus kuat sehingga memengaruhi bentuk duri ikan menjadi lebih kuat dan kencang serta cenderung memiliki tulang yang lebih besar, dengan begitu membuatnya mudah dibersihkan.

Namun, beberapa diantara ikan air laut ada juga ikan yang mempunyai duri yang banyak maka saat mengkonsumsinya memerlukan kehati-hatian.

d. Fisiologi Ikan

Ikan air laut karena hidup di air laut menyebabkan adanya proses osmosis dengan demikian menyebabkan ikan air laut kehilangan cairan tubuh dalam jumlah besar melalui insang. Untuk menyeimbangkan cairan internal yang hlang maka air garam yang kurang encer mengalir masuk, dengan begitu ikanair laut banyak mengkonsumsi air garam.

e. Habitat Ikan

Ikan air laut tentunya ditemukan di berbagai perairan laut, mulai dari Antartika dan Samudra Arktik yang memiliki suhu dingin sampai laut tropis yang memiliki suhu lebih hangat. Ikan laut biasanya hidup di habitat perairan laut bagian dalam seperti terumbu karang, kolam garam, bakau, padang laut dan laut dalam.

f. Contoh Ikan yang termasuk jenis ikan air laut

a) Tongkol
Tongkol merupakan jenis ikan air laut yang berasal dari suku Scombridae. Tongkol pada umumnya menjadi jenis ikan tangkapan nelayan. Namun selain hidup di dalam perairan laut ikan tongkol juga dapat dibudidayakan di pesisir pantai.

b) Cakalang
Cakalang atau dikenal dengan istilah skipjack tuna adalah jenis ikan laut yang dapat budidaya. Ternak ikan cakalang dapat dilakukan di keramba apung sekitar laut.

c) Tuna
Ikan tuna menjadi salah jenis ikan ternak air laut yang tenar di seluruh dunia. Tuna adalah salah satu produk ikan tertinggi di sektor perikanan. Budidaya tuna dapat menggunakan keramba jaring apung di lepas pantai dengan kedalaman mencapai 15 hingga 30 meter.

d) Kembung
Ikan kembung adalah jenis ikan ternak air lautyang memiliki ukuran kecil. Ikan kembung masih memiliki hubungan kerabat dengan ikan tenggiri, tongkol, dan tuna. Jenis ikan ini memiliki nilai ekonomis tergolong murah. Selain itu, ikan kembung yang masih kecil juga kerap digunakan untuk umpan hidup saat memancing cakalang.

e) Sarden
Sarden termasuk salah satu jenis ikan air laut yang paling sering dikomersialkan, ikan ini dapat dibudidayakan meskipun prosesnya agak sulit. Ikan ini sering dijual dalam bentuk kaleng.

f) Tenggiri
Ikan tenggiri merupakan jenis ikan laut yang tergolong mudah dibudidayakan sehingga banyak ditemukan di kalangan masyarakat Indonesia. Olahan ikan tenggiri biasanya dapat dijumpai dalam bentuk ikan kering, kerupuk, siomay dan lain sebagainya.

g) Kerapu
Ikan kerapu merupakan bagian dagangan ekspor di Indonesia. Jenis ikan kerapu ternyata bisa dibudidaya bahkan bisa diternak di air payau. Ikan kerapu banyak dijumpai di daerah Sumatera, Jawa, Pulau Buru dan Ambon. Walaupun termasuk ikan air payau, namun kerapu lebih senang hidup di karang. Oleh karena itu, kerapu banyak dijumpai di perairan dangkal dengan jumlah karang yang sangat luas.

C. Ikan Air Payau

Jenis ikan air payau tentunya hampir menyerupai ikan air asin namun dapat pula hidup di air tawar. Jenis ikan air payau merupakan semua jenis ikan di tambak dekat daerah pantai. Air payau merupakan air campuran antara air laut dengan air tawar atau air yang memiliki kadar garam rendah.

Jenis-jenis ikan air payau, contohnya seperti ikan bandeng, ikan kadalan, ikan kakap putih, ikan belanak dan ikan mujair.

Pada umumnya, jenis ikan payau tersebut bisa dipelihara bersama-sama dalam satu kolam. Namun, memungkinkan akan terjadi perebutan makanan sehingga dari salah satunya akan kekurangan makanan sehingga tidak dapat tumbuh dengan baik.

 

 

Bagi beberapa orang awam terhadap pengetahuan ikan mungkin akan cukup sulit membedakan antara ikan tawar, ikan laut bahkan ikan payau apabila hanya dilihat dari bentuk luarnya saja, namun dengan pemaparan di atas mengenai morfologi ikan maka diharapkan dapat menjadi referensi jika kalian pergi ke pasar hendak membeli ikan, kini kalian bisa membedakan mana yang termasuk ikan air tawar, ikan air laut atau ikan air payau.

Contoh berikut ini yang merupakan jenis ikan air tawar seperti ikan nila, lele, patin dan sebagainya. Sedangkan contoh ikan air laut diantaranya tuna, tongkol, cakalang dan lain-lain. Sementara untuk ikan air payau contohya ikan mujair, ikan, bandeng dan lain-lain.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.